Sabtu,25 September 2021

5 Tips Mengurangi Stres Ketika Mengelola Bisnis

Pemilik bisnis sangat rentan terhadap stres, terutama ketika bisnisnya sedang mengalami masalah. Berikut ini adalah solusinya.

Mengelola bisnis memang bukan hal yang mudah. Ada begitu banyak tanggung jawab yang diemban oleh pemilik bisnis. Inilah mengapa pemilik bisnis sangat rentan terhadap stres dan depresi. Hasil riset dari the Canadian Mental Health Association (CMHA) dan Business Development Bank of Canada (BDC) menunjukkan bahwa 62% pemilik bisnis merasa depresi setidaknya satu kali dalam seminggu. Hal ini bisa disebabkan beberapa faktor seperti, kelelahan, tidak memiliki work-life balance, terlalu banyak proses bisnis yang dikelola sendiri, dan masih banyak lagi.

Bila terus dibiarkan, stres akan merusak kesehatan mental dan fisik Anda. Ini akan memengaruhi performance Anda di tempat kerja sehingga pada akhirnya bisa merusak citra diri Anda di mata karyawan Anda. Meskipun stres di dunia kerja sulit untuk dihindari, namun setidaknya ini dapat dikurangi dengan melakukan beberapa cara. Berikut ini adalah lima cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi stres ketika mengelola bisnis Anda

1. Atur jadwal dan prioritas dengan baik

Salah satu penyebab stres yang sering dialami pemilik bisnis adalah burnout akibat ada terlalu banyak hal yang harus diselesaikan dalam waktu yang sedikit. Ini bisa terjadi karena penanganan jadwal yang buruk serta tidak adanya pengaturan prioritas. Pemilik bisnis yang tidak membuat to-do list biasanya sering terkejut menemukan ada banyak pekerjaan penting yang belum dilaksanakan, dan inilah yang sering membuat mereka terpaksa lembur. 

Agar seluruh pekerjaan dapat terlaksana dengan baik tanpa mengorbankan ekstra waktu dan tenaga Anda, biasakan untuk membuat jadwal dan mengatur prioritas pekerjaan Anda setiap hari. Urutkan pekerjaan Anda mulai dari yang paling urgent hingga yang paling tidak mendesak. Checklist setiap pekerjaan yang sudah diselesaikan agar Anda dapat memulai pekerjaan baru dengan lebih fokus.

2. Otomatiskan proses-proses bisnis Anda

Anda akan kelelahan bukan saja secara fisik, tetapi juga mental, apabila Anda melakukan terlalu banyak pekerjaan administratif dan repetitif setiap harinya. Anda bisa saja membagikan pekerjaan-pekerjaan tersebut kepada karyawan Anda, namun tidakkah sebaiknya mereka melakukan pekerjaan lain yang lebih membutuhkan kemampuan mereka?

Solusi terbaik adalah dengan mengotomatiskan proses-proses bisnis Anda menggunakan software manajemen bisnis. Salah satu software manajemen bisnis yang layak untuk dipertimbangkan adalah ERP Software dari HashMicro. Perangkat lunak ini tidak hanya membantu mengotomatiskan operasi bisnis Anda, tetapi juga mengintegrasikan seluruh proses bisnis; termasuk keuangan, HRD, pembelian, penjualan, inventarisasi, pengelolaan pelanggan, dan banyak lagi. Dengan begini, Anda jadi bisa lebih fokus pada pekerjaan-pekerjaan yang lebih berarti dan merancang strategi yang lebih baik untuk mengembangkan bisnis Anda.

3. Bagi tugas-tugas Anda kepada orang-orang terpercaya

Mengerjakan berbagai tugas sendirian tentu akan memberikan banyak tekanan pada diri Anda, sekalipun bisnis Anda masih baru. Justru karena masih baru, maka Anda perlu belajar mendelegasikan tugas-tugas proyek Anda kepada karyawan. Inilah mengapa proses rekrutmen sangat penting. Dari sinilah Anda akan mendapatkan orang-orang yang bisa Anda percaya untuk mengemban berbagai tanggung jawab di perusahaan.

Ketika membagikan tugas, pastikan bahwa tugas-tugas tersebut dibagikan kepada orang-orang yang tepat. Pembagian tugas harus disesuaikan dengan peran, kemampuan, dan workload dari setiap orang. Agar pengelolaan tugas menjadi lebih mudah, gunakanlah sistem manajemen proyek. Sistem ini tidak hanya memudahkan Anda mendelegasikan tugas dan memudahkan tim untuk berkolaborasi, tetapi juga memungkinkan Anda mengecek status proyek, banyak tugas yang dikerjakan oleh setiap orang, serta pencapaian target setiap orang. 

4. Luangkan waktu untuk beristirahat dan berlibur

Semua orang berhak untuk mendapatkan hak untuk cuti, untuk beristirahat atau berlibur, begitupun Anda. Cuti adalah hal yang paling sering disepelekan oleh pemilik bisnis. Padahal, memanfaatkan cuti dapat membantu memulihkan kesehatan fisik dan mental Anda. Ini juga membantu Anda menjalin hubungan personal Anda dengan keluarga dan teman-teman Anda. Oleh karena itu, jangan ragu untuk meluangkan beberapa waktu untuk refreshing

5. Jalani gaya hidup yang sehat

Tidak dapat dipungkiri bahwa gaya hidup memengaruhi kesehatan mental Anda. Pola makan, olahraga teratur, dan work-life balance tentu akan dapat membantu Anda mengurangi stres. Pemilik bisnis yang sehat secara mental dan fisik akan membantu memotivasi karyawannya untuk bekerja dengan lebih semangat. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa Anda sudah menjalani gaya hidup yang sehat, dan jika belum, tidak ada kata terlambat untuk memulainya

Author
Penulis

kanya

Mungkin yang Anda suka
Jadilah orang pertama yang menuliskan komentar! Tulis komentar

Tinggalkan komentar

**) Dengan mengirim komentar ini artinya Anda setuju dan patuh dengan syarat dan ketentuan kami.